kunci jawaban brain out
game

Kunci Jawaban Brain Out Detektif

Kunci Jawaban Brain Out Detektif Level 32-34

Melanjutkan postingan sebelumnya, inilah lanjutan dari kunci jawaban Brain Out Detektif Level 32-34

Jawaban Brain Out Detektif

Simak Kunci Jawaban Brain Out Detektif Level 32 Pembunuhan Maniak terlengkap serta update beserta gambarnya.

Seorang wanita tewas, siapa pembunuhnya?

Sebelum korban tewas, ada bekas KDRT, apa buktinya?

Ketuk pada sepatu dengan noda darah. Sebelum tewas, si wanita terluka dan berdarah karena KDRT. Saat terburu-buru melarikan diri, dia meninggalkan sebelah sepatu bernoda darah.

Kenapa sang suami melakukan KDRT terhadap istrinya?

Ketuk pada boneka beruang di rak lemari. Sang suami menemukan si istri menempelkan fotonya di wajah boneka beruang dan si istri menusukkan banyak jarum di boneka tersebut.

Kenapa korban pergi ke rumah pembunuh?

Ketuk pada foto dengan lambang hati di lantai. Korban tahu bahwa si pembunuh menyukainya, jadi bermaksud untuk meminta bantuan kepadanya.

Kunci Jawaban Brain Out Detektif Level 32 Pembunuhan Maniak

Senjata yang digunakan untuk membunuh korban ada di TKP, temukanlah.

Ketuk pada pisau berdarah di gantungan dapur. Setelah tersangka membunuh korban dengan pisau, dia meletakkan pisau itu kembali ke tempatnya.

Apa motif pembunuhannya?

Ketuk pada foto di keranjang sampah. Saat mengetahui bahwa wanita yang disukainya telah menikah, dia sangat marah dan ingin membunuhnya.

Kunci Jawaban Brain Out Detektif Level 32 Pembunuhan Maniak : senjata dan motif pembunuhan

 

Simak Kunci Jawaban Brain Out Detektif Level 33 Perampokan di Rumah terlengkap dan update disertai gambarnya.

Jangan memamerkan kekayaan, jika tidak akan diuntit.

Apa yang menyebabkan gadis itu pingsan?

Ketuk pada noda darah di asbak. Tersangka memukul pingsan si gadis dengan asbak rokok.

Dari mana tersangka masuk ke TKP?

Ketuk pada pot tanaman yang terjatuh. Tanaman pot yang terjatuh menandakan bahwa tersangka masuk ke TKP melalui jendela.

Barang apa yang dirampok tersangka dari gadis itu?

Ketuk pada foto berlian di dinding. Dari foto dapat terlihat bahwa si gadis memiliki sebutir berlian, tersangka merampok berlian tersebut.

Kunci Jawaban Brain Out Detektif Level 33 Perampokan di Rumah

Mengapa tersangka dianggap masih belum pergi jauh?

Ketuk pada rokok yang masih menyala di lantai. Rokok yang masih menyala menandakan bahwa tersangka masih belum pergi jauh.

Pada akhirnya tersangka ditangkap oleh polisi, mengapa?

Ketuk pada ponsel si gadis yang berada di atas sofa. Si gadis membuka rekaman suara. Pada akhirnya, polisi berhasil menangkap tersangka melalui rekaman suara.

Kunci Jawaban Brain Out Detektif Level 33 Perampokan di Rumah : bukti pelaku

 

Simak Kunci Jawaban Brain Out Detektif Level 34 Siapakah yang Menjadi Juara Binaraga? lengkap serta up to date beserta gambarnya.

Sebuah kompetisi binaraga sedang berlangsung meriah.

Peserta no. berapakah yang paling populer dalam arena?

Ketuk pada angka 4 yang di angkat oleh para penonton di belakang panggung. Banyak penonton yang memegang plat no. 4, yang artinya peserta itu sangat populer.

Kenapa peserta no. 4 pasti bukan juaranya?

Ketuk pada alat tes doping di samping juri (di sisi kiri bawah). Dia menggunakan doping dan diketahui oleh wasit melalui mesin tes darah.

Kenapa wasit mendiskualifikasi peserta no. 1?

Ketuk pada tangan peserta no. 1. Warna otot peserta no. 1 berbeda, wasit menemukan bahwa dia melakukan kecurangan dengan memakai otot silikon.

Kunci Jawaban Brain Out Detektif Level 34 Siapakah yang menjadi juara binaraga

Dari mana bisa diketahui bahwa peserta no. 2 sangat giat?

Ketuk pada gipsum di bawah peserta no. 2. Dia bersikeras mengikuti kompetisi meskipun sudah terluka, sungguh giat.

 

 

Apa bukti curang yang ditemukan pada peserta no. 3?

Ketuk pada pria yang duduk di pojok kanan atas sambil membawa poster. Tidak hanya merekrut pengganti untuk mengikuti kompetisi, ia bahkan memalsukan Kartu Peserta, ini adalah pelanggaran serius!

Kunci Jawaban Brain Out Detektif Level 34 Siapakah yang menjadi juara binaraga: bukti kecurangan